Teknologi

KANDUNGAN FELT MEDIA TANAM VERTICAL GARDEN INDONETA

(Berdasarkan test Laboratorium Deportemen llmu Tanah dan Sumber Dayo Lahan Fakultas Pertonion IPB Bogor, 8 Mei 2013).

N (Nitrogen): pada tanaman berfungsi untuk pertumbuhan vegetative (memperbesar, mempertinggi dan menghijaukan daun. Juga berfungsi untuk menyusun klorofil dan daun.

P (Phosphate): untuk pertumbuhan akar, pembungaan, pemasakan buah, biji. Berfungsi juga untuk penyusunan inti sel, lemak dan protein.

K (Kalium): Berfungsi untk mempengaruhi kualitas (rasa, warna, dan bobot) buah serta bunga, menambah daya tahan tanaman terhadap kekeringan, hama/penyakit, mempercepat pertumbuhan jaringan meristem, membantu pembentukan protein dan karbohidrat.

Ca (Calsium): Untuk menyusun klorofil, yang dibutuhkan juga oleh enzim untuk metabolis karbohidrat, serta mempergiat sel meristem.

Mg (Magnesium): Berfungsi untuk transportasi fosfat, mengaktifkan enzim transposporilase, menciptakan warna hijau pada daun, membentuk karbohidrat, lemak/minyak.

Na (Natrium): berperan dalam pembukaan stomata dan dapat menggantikan peranan unsure Kalium.

Fe (Ferrit/besi): berfungsi untuk pembentukan klorofil

Cu (Cupprum/tembaga): untuk pembentukan klorofil dan cirri kekurangan tembaga biasanya daun tidak merata dan daun sering layu.

Zn (Zinc): berfungsi member dorongan terhadap pertumbuhan tanaman karena Zn dapat berfungsi untuk membentuk hormone tumbuh.

Mn (Manganase): untuk penyusunan klorofil, berperan penting dalam mempertahankan kodisi hijau daun pada daun tua.

Sebagaimana unsur logam berat yang mencemari tanah pada umumnya, felt media tanam kami juga mengandung limbah-limbah tersebut tapi tidak dalam prosentasi yang membahayakan tanaman. Unsure-unsur tersebut antara lain : Pb (Plumbun/timbale), Cd (Cadmium), As (Arsen) dan Hg (Merkuri).