Pencahayaan buatan untuk vertical garden indoor

Sebagian besar tanaman membutuhkan minimum 2.000 lux untuk pertumbuhan mereka dan intensitas cahaya ini harus disediakan dalam situasi apa pun. Intensitas cahaya alami biasanya cukup untuk Taman Vertikal eksterior kecuali di lokasi yang sangat tertentu seperti teras dalam, halaman atau jalan-jalan yang sangat sempit.

Intensitas cahaya juga biasanya sangat rendah di tempat di dalam ruangan dan pencahayaan buatan untuk Taman Vertikal interior harus dinyalakan. Pencahayaan harus sehomogen mungkin. Hal ini dapat diperoleh dengan mencampur proyektor sudut lebar dan proyektor balok sempit.

Lampu harus selalu datang dari atas tanaman (proyektor harus memberikan cahaya ke bawah).

Tanaman kebanyakan menggunakan gelombang panjang biru dan merah untuk proses fotosintesis yang diperlukan untuk pertumbuhan mereka. Oleh karena itu, lampu yang tepat untuk digunakan haruslah lampu yang berfungsi menggantikan matahari sebagai fotosintesis tanaman. Pencahayaan buatan harus menyala minimum 12 jam per hari, 14 jam per hari (atau bahkan 16 jam) akan lebih baik.

Sebagai informasi tentang INDONETA vertical garden. Prinsip mendasar yang membedakan INDONETA dengan yang lain adalah INDONETA menanam dengan teknologi Jerman, yang lain hanya menaruh tanaman pada pocket geotekstil. Maksudnya adalah INDONETA benar-benar menanam berbagai jenis tanaman pada media vertical dengan alat berteknologi Jerman agar kuat dan kokoh di dinding.

Berbeda dengan vertical garden system kantong, dimana umumnya tanaman “ditaruh” di geotekstil yang sudah terlebih dahulu dibuat kantong (saku). Sistem seperti ini di banyak tempat mengandalkan kerapatan kantong tanaman dan hasilnya instant. Selesai penanaman langsung terlihat hijau dan rapat tanamannya. Tapi, teknik ini mempunyai resiko tingkat kematian yang tinggi dan tidak terlihat tumbuh.

INDONETA sebagai tagline-nya plan to plant menganjurkan bahwa rencanakan dalam setiap mau menanam, terlebih menanam pada media vertical. Kami membuat vertical garden hasil perpaduan teknologi Eropa dan Amerika dengan tenaga lokal.

INDONETA adalah satu-satunya perusahaan pembuat vertical garden di Indonesia yang dipercaya untuk mengerjakan proyek vertical garden Patrick Blanc di Bali. Dari sinilah kami belajar secara detail tentang vertical garden Patrick Blanc dan teknologi yang digunakan. Proyek vertical garden Patrick Blanc pertama di Indonesia yaitu di Sea Sentosa Apartment, EcoBeach, Canggu Bali. Sea Sentosa di bawah managemen Sentosa Worldwide Resort dengan CEO Ian Duffel, mantan CEO Virgin Entertainment International, USA.

Membuat vertical garden tidaklah sulit. Tapi membuat vertical garden untuk mendapatkan seni alami keindahan alam bukan hal yang mudah. Perusahaan vertical garden umumnya hanya menampilkan tidak lebih dari 20 jenis tanaman pada karyanya. INDONETA mampu menampilkan desain pola alami dengan lebih dari 125 jenis tanaman tropis.

Belajar dan bekerja bersama penemu vertical garden modern Patrick Blanc, menjadikan tim INDONETA yakin mampu menghadirkan karya vertical garden yang spektakuler untuk gedung-gedung tinggi, tanpa ada kekhawatiran struktur material yang digunakan. Karena INDONETA menggunakan material vertical garden sama dengan yang digunakan Patrick Blanc dalam semua proyeknya di seluruh dunia. Dan material khusus ini sudah terpasang mulai tahun 1988 atau sudah terbukti selama 25 tahun.

INDONETA adalah pemain baru untuk membuat vertical garden, tapi INDONETA telah melakukan alih teknologi vertical garden Patrick Blanc yang sudah terbukti selama 25 tahun. Sistem dan teknik pembuatan vertical garden yang ada di Indonesia dalam 5 tahun terakhir ini, sangat berbeda dengan system dan teknik vertical garden Patrick Blanc. INDONETA plan to plant.

16. March 2015 by Administrator | Categories: Artikel |