Menyiapkan rangka aluminium pada dinding vertical garden

Rangka untuk vertical garden biasanya terbuat dari aluminium atau galvanis, atau material lain yang kuat dan tahan terhadap karat untuk waktu yang tak terbatas. Struktur rangka harus dirancang agar mampu menahan beban minimal 20kg/m², yang terdiri dari beban pvc foam board, karpet geotekstil (felt) ketika basah dan tanaman. Spesifikasi ini sangat penting  untuk membuat vertical garden tahan dan kuat hinga belasan tahun atau lebih.

Seluruh struktur vertical garden (rangka + PVC +  karpet + tanaman) berbobot maksimal 50kg/m².  Tidak boleh lebih dari itu. Inilah ukuran ideal vertical garden, menurut Patrick Blanc. Spesifikasi ini ideal sehingga dari segi biaya memang terasa lebih tinggi. Namun dalam banyak kasus, banyak vertical garden yang tidak menggunakan spesifikasi ini, sehingga biayanya juga jauh lebih murah. Ketahanannya juga masih dipertanyakan.

Menurut Patrick Blanc, jarak antara tembok utama dan rangka papan pvc bisa berbagai ukuran. Rangka aluminium biasanya langsung dipasang pada tembok utama. Ruang udara antara tembok utama dan lembar PVC berkisar sekitar 5 cm (di sebagian besar proyek) sampai 30 cm. Ini ukuran yang ideal untuk ruang udara antara tembok utama dengan papan pvc yang sudah terpasang.

Namun untuk arak minimal dari tembok berkisar 5 cm sebagai ruang udara, dapat juga dengan rangka aluminium hollow 4,5 cm – 5 cm dengan pemasangan langsung menempel tembok dengan menggunakan breket yang bisa diatur sesuai jarak yang ideal dibutuhkan.

Sebagai informasi tentang INDONETA vertical garden. Prinsip mendasar yang membedakan INDONETA dengan yang lain adalah INDONETA menanam dengan teknologi Jerman, yang lain hanya menaruh tanaman pada pocket geotekstil. Maksudnya adalah INDONETA benar-benar menanam berbagai jenis tanaman pada media vertical dengan alat berteknologi Jerman agar kuat dan kokoh di dinding.

Berbeda dengan vertical garden system kantong, dimana umumnya tanaman “ditaruh” di geotekstil yang sudah terlebih dahulu dibuat kantong (saku). Sistem seperti ini di banyak tempat mengandalkan kerapatan kantong tanaman dan hasilnya instant. Selesai penanaman langsung terlihat hijau dan rapat tanamannya. Tapi, teknik ini mempunyai resiko tingkat kematian yang tinggi dan tidak terlihat tumbuh.

INDONETA sebagai tagline-nya plan to plant menganjurkan bahwa rencanakan dalam setiap mau menanam, terlebih menanam pada media vertical. Kami membuat vertical garden hasil perpaduan teknologi Eropa dan Amerika dengan tenaga lokal.

INDONETA adalah satu-satunya perusahaan pembuat vertical garden di Indonesia yang dipercaya untuk mengerjakan proyek vertical garden Patrick Blanc di Bali. Dari sinilah kami belajar secara detail tentang vertical garden Patrick Blanc dan teknologi yang digunakan. Proyek vertical garden Patrick Blanc pertama di Indonesia yaitu di Sea Sentosa Apartment, EcoBeach, Canggu Bali. Sea Sentosa di bawah managemen Sentosa Worldwide Resort dengan CEO Ian Duffel, mantan CEO Virgin Entertainment International, USA.

Membuat vertical garden tidaklah sulit. Tapi membuat vertical garden untuk mendapatkan seni alami keindahan alam bukan hal yang mudah. Perusahaan vertical garden umumnya hanya menampilkan tidak lebih dari 20 jenis tanaman pada karyanya. INDONETA mampu menampilkan desain pola alami dengan lebih dari 125 jenis tanaman tropis.

Belajar dan bekerja bersama penemu vertical garden modern Patrick Blanc, menjadikan tim INDONETA yakin mampu menghadirkan karya vertical garden yang spektakuler untuk gedung-gedung tinggi, tanpa ada kekhawatiran struktur material yang digunakan. Karena INDONETA menggunakan material vertical garden sama dengan yang digunakan Patrick Blanc dalam semua proyeknya di seluruh dunia. Dan material khusus ini sudah terpasang mulai tahun 1988 atau sudah terbukti selama 25 tahun.

INDONETA adalah pemain baru untuk membuat vertical garden, tapi INDONETA telah melakukan alih teknologi vertical garden Patrick Blanc yang sudah terbukti selama 25 tahun. Sistem dan teknik pembuatan vertical garden yang ada di Indonesia dalam 5 tahun terakhir ini, sangat berbeda dengan system dan teknik vertical garden Patrick Blanc. INDONETA plan to plant.

16. March 2015 by Administrator | Categories: Artikel |