Irigasi otomatis vertical garden

Irigasi adalah factor yang sangat vital dalam vertical garden. Setiap jalur penyiraman harus beroperasi secara independen agar dapat mengalirkan air untuk waktu yang lebih lama dan pada frekuensi yang lebih tinggi untuk menyiram jalur di bagian atas dan waktu yang lebih singkat dan lebih sedikit untuk jalur penyiraman di bagian tengah dan di bagian bawah taman vertikal.

 

Ini berarti bahwa pengatur waktu harus mengontrol setiap jalur penyiraman tunggal. Dalam rangka untuk menjaga tekanan air yang dibutuhkan semua pipa irigasi, setiap jalur penyiraman harus beroperasi secara berurutan dan tidak secara bersamaan.

 

Durasi dan frekuensi penyiraman ditetapkan oleh pengawas instalasi tanaman. Biasanya jalur penyiraman di atas mengalirkan air selama hingga 5 menit sedangkan jalur penyiraman pada tingkat yang lebih rendah mengalirkan air selama 1 atau 2 menit saja. Di negara-negara beriklim sedang, selama musim dingin, jumlah siklus penyiraman untuk proyek eksterior berkurang 1 tetapi durasi penyiraman dan gizi yang ditambahkan tetap sama.

Sebagai informasi tentang INDONETA vertical garden. Prinsip mendasar yang membedakan INDONETA dengan yang lain adalah INDONETA menanam dengan teknologi Jerman, yang lain hanya menaruh tanaman pada pocket geotekstil. Maksudnya adalah INDONETA benar-benar menanam berbagai jenis tanaman pada media vertical dengan alat berteknologi Jerman agar kuat dan kokoh di dinding.

Berbeda dengan vertical garden system kantong, dimana umumnya tanaman “ditaruh” di geotekstil yang sudah terlebih dahulu dibuat kantong (saku). Sistem seperti ini di banyak tempat mengandalkan kerapatan kantong tanaman dan hasilnya instant. Selesai penanaman langsung terlihat hijau dan rapat tanamannya. Tapi, teknik ini mempunyai resiko tingkat kematian yang tinggi dan tidak terlihat tumbuh.

INDONETA sebagai tagline-nya plan to plant menganjurkan bahwa rencanakan dalam setiap mau menanam, terlebih menanam pada media vertical. Kami membuat vertical garden hasil perpaduan teknologi Eropa dan Amerika dengan tenaga lokal.

INDONETA adalah satu-satunya perusahaan pembuat vertical garden di Indonesia yang dipercaya untuk mengerjakan proyek vertical garden Patrick Blanc di Bali. Dari sinilah kami belajar secara detail tentang vertical garden Patrick Blanc dan teknologi yang digunakan. Proyek vertical garden Patrick Blanc pertama di Indonesia yaitu di Sea Sentosa Apartment, EcoBeach, Canggu Bali. Sea Sentosa di bawah managemen Sentosa Worldwide Resort dengan CEO Ian Duffel, mantan CEO Virgin Entertainment International, USA.

Membuat vertical garden tidaklah sulit. Tapi membuat vertical garden untuk mendapatkan seni alami keindahan alam bukan hal yang mudah. Perusahaan vertical garden umumnya hanya menampilkan tidak lebih dari 20 jenis tanaman pada karyanya. INDONETA mampu menampilkan desain pola alami dengan lebih dari 125 jenis tanaman tropis.

Belajar dan bekerja bersama penemu vertical garden modern Patrick Blanc, menjadikan tim INDONETA yakin mampu menghadirkan karya vertical garden yang spektakuler untuk gedung-gedung tinggi, tanpa ada kekhawatiran struktur material yang digunakan. Karena INDONETA menggunakan material vertical garden sama dengan yang digunakan Patrick Blanc dalam semua proyeknya di seluruh dunia. Dan material khusus ini sudah terpasang mulai tahun 1988 atau sudah terbukti selama 25 tahun.

INDONETA adalah pemain baru untuk membuat vertical garden, tapi INDONETA telah melakukan alih teknologi vertical garden Patrick Blanc yang sudah terbukti selama 25 tahun. Sistem dan teknik pembuatan vertical garden yang ada di Indonesia dalam 5 tahun terakhir ini, sangat berbeda dengan system dan teknik vertical garden Patrick Blanc. INDONETA plan to plant.

04. February 2015 by Administrator | Categories: Artikel |